terkini24.com,- Setelah Spanyol menaklukkan Argentina 1-0 di final Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium, New Jersey, pada 19 Juli 2026, gelandang Pedri menjalankan tradisi keluarganya: mengeksekusi penalti ke gawang ayahnya, Fernando Gonzalez, yang berdiri sebagai kiper.

Ritual itu menjadi momen pribadi di tengah euforia juara. Pedri, yang baru berusia 23 tahun, memilih tendangan Panenka ke sisi kiri gawang. Fernando, yang pernah bercita-cita menjadi kiper semiprofesional sebelum memilih fokus pada keluarga, berhasil membaca arah bola dan menyelamatkannya. Keduanya tertawa, dikelilingi keluarga dan rekan-rekan tim yang menyaksikan kejadian langka itu.

Baca Juga:

Tradisi ini telah berlangsung sejak lama setiap kali Pedri meraih trofi besar. Baginya, momen itu bukan sekadar hiburan, tapi bentuk penghormatan atas pengorbanan sang ayah yang rutin mengantar dan mendampinginya sejak awal karier. Fernando, meski tak lagi bermain, kembali merasakan sensasi berada di bawah mistarโ€”meski hanya selama beberapa detikโ€”dalam keheningan penuh cinta di tengah pesta juara La Roja.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading