Sumbawanews.com,- DPR RI resmi menyetujui permohonan naturalisasi dua pesepakbola keturunan Indonesia, Luke Vickery dan Mitchell Baker, dalam sidang paripurna pada Selasa, 30 Juni 2026. Keputusan ini membuka jalan bagi keduanya untuk segera menyandang status Warga Negara Indonesia (WNI) dan berpotensi memperkuat Tim Nasional (Timnas) Indonesia dalam ajang internasional, termasuk Piala AFF 2026.
Sidang yang dipimpin oleh Ketua DPR RI Puan Maharani berlangsung lancar setelah Komisi X dan Komisi XIII DPR menyampaikan rekomendasi penuh atas Surat Presiden (Surpres) Nomor R.26 dan R.27 tanggal 11 Juni 2026. Puan secara resmi meminta persetujuan rapat, yang langsung disambut seruan โsetujuโ dari seluruh anggota parlemen.
โBerdasarkan hasil pembahasan, DPR menyetujui pertimbangan kewarganegaraan RI atas nama Luke Vickery dan Mitchell Baker,โ ujar Puan dari podium.
Kedua pemain, yang keduanya memiliki darah Indonesia melalui garis keturunan, kini hanya menunggu proses administratif terakhir dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) sebelum resmi menjadi WNI. Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengonfirmasi bahwa keduanya telah memenuhi seluruh syarat teknis dan administratif yang ditetapkan FIFA.
Luke Vickery, pemain bertahan yang kini bermain di liga profesional Eropa, dikenal karena ketajaman dalam duel udara dan konsistensi pertahanan. Sementara Mitchell Baker, gelandang serang berkecepatan tinggi, telah menunjukkan performa gemilang di klub-klub top Asia Tenggara, membuatnya menjadi salah satu talenta paling dicari dalam rencana penguatan tim inti Timnas.
Dengan keputusan ini, PSSI kini berada di ambang pintu terakhir untuk menyusun skuad lebih kompetitif menjelang Piala AFF 2026. Kehadiran keduanya diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas teknis, tetapi juga memperkuat semangat kebangsaan di dalam tim.
Sebelumnya, keberhasilan naturalisasi pemain seperti Marc Klok dan Sandy Walsh membuktikan bahwa strategi ini efektif dalam membangun tim nasional yang tangguh. Kini, giliran Vickery dan Baker yang siap melanjutkan jejak itu.
PSSI dan Kemenkumham tengah mempercepat proses penerbitan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan paspor Indonesia, dengan target penyelesaian sebelum tanggal panggilan pertama Timnas untuk pemusatan latihan (TC) pada Juli mendatang.
Dengan langkah ini, Indonesia bukan lagi hanya mengandalkan talenta lokalโtapi juga membangun tim nasional yang mencerminkan kekayaan budaya dan darah bangsa yang tersebar di penjuru dunia.
















