Terkini24.com,- Timnas Jerman harus menelan pil pahit di babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah dikalahkan Paraguay 3-4 dalam adu penalti, setelah duel 120 menit berakhir imbang 1-1. Der Panzer, yang diunggulkan sejak awal, gagal melangkah ke babak 16 besar akibat dua kesalahan fatal dari pemain berbasis Liga Inggris—Kai Havertz dan Joshua Kimmich—yang gagal mengeksekusi penalti di momen krusial.

Pertandingan yang berlangsung di Gillette Stadium, Foxborough, pada Selasa, 30 Juni 2026, pagi WIB, langsung dipenuhi tekanan dari sisi Paraguay. Julio Enciso dan Junior Alonso memaksa kiper Manuel Neuer bekerja keras di menit awal. Namun, Jerman justru kebobolan terlebih dahulu di menit ke-42, saat tandukan Enciso dari sepak pojok memanfaatkan kelemahan pertahanan Jerman yang lengah.

Skor 1-0 bertahan hingga turun minum. Di babak kedua, Jerman bangkit lewat Kai Havertz yang menyamakan kedudukan di menit ke-54 setelah menyambut umpan silang Florian Wirtz dengan sundulan tajam. Upaya balas serang terus dilancarkan, dengan masuknya Jamal Musiala dan perubahan taktis Julian Nagelsmann, namun upaya mencetak gol penentu selalu gagal. Tandukan Havertz di menit ke-78 dan tembakan jarak jauh Kimmich di masa tambahan waktu mampu dihalau kiper Orlando Gill.

Di masa perpanjangan waktu, Jerman sempat merasa telah unggul lewat gol Jonathan Tah, namun wasit membatalkannya setelah VAR menunjukkan pelanggaran oleh Waldemar Anton terhadap Gill. Kegagalan mencetak gol di masa tambahan waktu memaksa laga berlanjut ke adu penalti.

Dalam adu penalti, Paraguay tampil lebih tenang. Tiga eksekutor mereka—Enciso, Galarza, dan Barrios—semuanya sukses. Sementara Jerman, yang mengandalkan Havertz sebagai eksekutor pertama, gagal mengeksekusi tendangannya. Kimmich, yang menjadi eksekutor keempat, juga gagal menembus gawang Gill. Eksekutor terakhir Jerman, Niklas Süle, sukses mencetak gol, namun itu terlalu sedikit. Paraguay menutup laga dengan gol penentu dari Miguel Almirón, mengakhiri mimpi Jerman di turnamen ini.

Baca Juga:

Kai Havertz, yang bermain untuk Arsenal di Liga Inggris, dan Joshua Kimmich, yang membela Bayern Munich, menjadi sorotan utama setelah dua penalti mereka gagal. Keduanya menjadi pemain berbasis Liga Inggris pertama yang gagal mengeksekusi penalti dalam satu pertandingan Piala Dunia sejak 2006.

Paraguay, yang kini melaju ke babak 16 besar, menunjukkan ketahanan mental luar biasa. Mereka menjadi tim pertama dari CONMEBOL yang lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 tanpa mencetak gol dalam waktu normal—semua gol mereka datang dari situasi set-piece.

Jerman, yang gagal melangkah lebih jauh dari babak 32 besar untuk kedua kalinya berturut-turut sejak 2018, kini menghadapi krisis identitas. Pelatih Julian Nagelsmann mengakui kegagalan timnya dalam mengelola tekanan: “Kami punya kualitas, tapi tidak punya ketenangan di momen paling penting.”

Sementara itu, Paraguay bersiap menghadapi juara bertahan Brasil di babak 16 besar, dengan keyakinan bahwa mereka bisa membuat kejutan lagi.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading