Terkini24.com,- Federasi Sepak Bola Mesir (EFA) secara resmi mengajukan lima tuntutan kepada FIFA setelah timnasnya dikalahkan 2-3 oleh Argentina dalam laga babak 16 besar Piala Dunia 2026, Rabu dini hari WIB. Tuntutan itu mencakup penyelidikan terhadap wasit utama François Letexier, seluruh tim wasit dan VAR, dugaan standar ganda dalam keputusan, penggunaan VAR yang dianggap keliru, serta pencabutan hak kru pertandingan dari sisa turnamen jika kesalahan terbukti.
EFA menilai sejumlah keputusan krusial dalam laga tersebut merugikan timnya, terutama pembatalan gol kedua Mesir oleh Mostafa Zico yang dinilai tidak jelas dasar hukumnya. Federasi juga memprotes ketidakpedulian VAR terhadap insiden pelanggaran terhadap Mohamed Salah di kotak penalti Argentina yang berujung pada gol kemenangan Enzo Fernández. Presiden EFA, Hany Abo Rida, menegaskan bahwa keputusan wasit tidak konsisten dan menimbulkan keraguan terhadap integritas pertandingan.
Selain itu, EFA meminta FIFA menginvestigasi apakah ada bias dalam penerapan peraturan VAR antara tim Argentina dan Mesir, dengan menunjukkan sejumlah insiden serupa yang diperlakukan berbeda. Jika hasil investigasi mengonfirmasi kesalahan sistemik, federasi meminta agar Letexier dan seluruh anggota kru wasit segera dikeluarkan dari sisa turnamen. Permintaan ini disampaikan sebagai bentuk upaya menjaga keadilan dan transparansi dalam kompetisi dunia.
FIFA belum memberikan tanggapan resmi terhadap tuntutan tersebut, namun proses evaluasi teknis terhadap keputusan wasit di Piala Dunia 2026 sedang berlangsung sesuai protokol standar organisasi.

















