terkini24.com,- Pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Mesir dan Argentina di Seattle Stadium, Selasa (8/7), berakhir dengan kekalahan 3-2 bagi The Pharaohs. Kekalahan itu memicu protes resmi dari Asosiasi Sepakbola Mesir (EFA) kepada FIFA, yang menilai sejumlah keputusan wasit Francois Letexier dan penggunaan VAR sangat kontroversial dan memengaruhi jalannya laga.

EFA menyatakan dalam pernyataan resminya bahwa ada insiden penting yang menimbulkan kekhawatiran serius terkait konsistensi dan keadilan keputusan wasit. Di antaranya, gol Zico yang dianulir karena pelanggaran terhadap Lisandro Martinez, serta gol kemenangan Argentina yang tetap sah meski Mohamed Salah jatuh dalam prosesnya. Winger Mesir, Mostafa Ziko, menuding bahwa wasit dan VAR memberi keuntungan tidak adil bagi Argentina, bahkan menyebut Piala Dunia ini โ€œdiaturโ€ untuk tim tuan rumah. Pelatih Hossam Hussen juga mengungkapkan kekecewaan mendalam, menyalahkan keputusan wasit sebagai penyebab kegagalan timnya.

Asosiasi sepakbola Mesir menegaskan bahwa sejumlah pakar lokal dan internasional telah mengonfirmasi adanya kesalahan teknis yang berdampak langsung pada hasil pertandingan. Keluhan resmi itu kini sedang dalam proses tinjauan oleh komite disiplin FIFA.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading