terkini24.com,- FIFA memutuskan menangguhkan sanksi kartu merah Folarin Balogun, sehingga penyerang Amerika Serikat itu tetap bisa tampil dalam laga 16 besar Piala Dunia 2026 melawan Belgia pada 5 Juli 2026. Keputusan tak terduga ini memicu kemarahan keras dari Federasi Sepak Bola Belgia (RBFA) dan komentar pedas dari pelatih tim Belgia, Rudi Garcia, yang menyebutnya sebagai โ€œApril Mopโ€.

Balogun menerima kartu merah langsung pada menit ke-64 saat AS menghadapi Bosnia & Herzegovina di babak 32 besar, setelah VAR memutuskan ia menginjak pergelangan kaki bek Tarik Muharemovic. Menurut aturan, kartu merah otomatis membuatnya absen di pertandingan berikutnya. Namun, FIFA mengumumkan penangguhan sanksi berdasarkan Pasal 27 Kode Disipliner, dengan syarat Balogun tidak melakukan pelanggaran serupa dalam satu tahun ke depan. Keputusan ini langsung menuai protes dari Belgia, yang menilai pelanggaran itu jelas dan konsisten dengan standar yang diterapkan sepanjang turnamen. RBFA menyatakan kebingungan dan menegaskan bahwa keputusan itu bertentangan dengan peraturan resmi Piala Dunia 2026.

Baca Juga:

Rudi Garcia, pelatih Belgia, tak menyembunyikan kemarahannya. โ€œSaya tidak tahu bahwa 5 Juli adalah Hari April Mop. Ini pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia keputusan semacam ini dibuat,โ€ katanya. Ia menekankan bahwa RBFA tidak hanya membela timnya, tetapi juga integritas sepak bola secara global. Di sisi lain, pelatih Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, dan pemain Christian Pulisic mendukung Balogun, menyebut tindakannya sebagai bagian dari permainan yang tidak disengaja. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, juga menyambut baik keputusan FIFA melalui media sosial, menyebutnya sebagai โ€œpembalikan ketidakadilan besarโ€. Pemain AS sendiri awalnya sempat meragukan kebenaran kabar itu, mengira itu hasil rekayasa AI.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading