terkini24.com,- FIFA menuduh UEFA menjalankan kampanye gelap untuk menjatuhkan Presiden FIFA Gianni Infantino, menyusul penolakan terhadap rencananya menjual saham Piala Dunia. Tuduhan ini muncul setelah UEFA mengajukan dokumen hukum di Amerika Serikat untuk meminta akses ke bukti dan dokumen internal FIFA, sambil menuduh Infantino melakukan salah kelola demi keuntungan pribadi.

FIFA membantah tudingan itu dan menyebut argumen UEFA cacat secara hukum. Dalam dokumen pengadilan, FIFA menegaskan bahwa rencana penjualan saham Piala Dunia bertujuan memperluas kesempatan bagi negara berkembang untuk menggelar turnamen global, yang justru dinilai mengancam dominasi ekonomi UEFA. Federasi Eropa itu diklaim menolak inisiatif tersebut karena khawatir akan mengurangi kekuatan pasar dan persaingan untuk turnamen unggulannya.

Baca Juga:

Selain itu, UEFA juga diduga mendorong tekanan agar Infantino tidak mencalonkan diri lagi dalam pemilihan presiden FIFA pada Maret 2027. FIFA menilai serangan berkelanjutan terhadap Infantinoโ€”termasuk siaran pers dan narasi publik yang dibangun selama berminggu-mingguโ€”bukan bagian dari proses demokrasi, melainkan upaya sistematis untuk meruntuhkan kepemimpinannya.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading