terkini24.com,- Geothermal Soccer Indonesia (GSI) memperkenalkan edukasi energi panas bumi melalui pendekatan olahraga di Indonesia Sports Summit 2026, yang berlangsung dari 11 hingga 13 September di Jakarta Convention Center. Acara yang dibuka langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menjadi wadah bagi GSI untuk mempertemukan dunia energi dengan ekosistem sepak bola nasional, lewat booth interaktif, mini podcast, kegiatan bersama mantan pemain Timnas, dan promosi produk komunitas wilayah panas bumi.
GSI menekankan bahwa pemahaman publik terhadap energi panas bumi tidak bisa hanya dibangun lewat forum teknis, tetapi perlu disampaikan dengan bahasa yang dekat dan menyentuh kehidupan sehari-hari. Ketua GSI, Carson Hakama, menjelaskan bahwa sepak bola dipilih karena mampu menjangkau semua kalangan usia dan menjadi sarana penyatuan masyarakat. Melalui olahraga, pesan tentang energi bersih, lingkungan, kesehatan, disiplin, dan masa depan generasi muda bisa disampaikan secara lebih menarik dan mudah dicerna. Mantan striker Timnas Indonesia Ilham Jaya Kesuma menambahkan, pendekatan ini bukan pengganti sosialisasi teknis, melainkan pintu masuk untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka dan berkelanjutan.
Kehadiran GSI di ajang tersebut juga sejalan dengan Visi Panas Bumi 30.1, yaitu menjadikan Indonesia sebagai produsen energi panas bumi terbesar di dunia pada 2030. Direktur Panas Bumi Kementerian ESDM P Hadi Wijaya menyoroti keselarasan antara target energi nasional dan ambisi sepak bola Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia pada tahun yang sama, menunjukkan bahwa olahraga bisa menjadi alat edukasi sekaligus simbol kemajuan bangsa.
















