terkini24.com,- Kiper Swiss Gregor Kobel menjadi pahlawan setelah menepis penalti penentu dalam laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 melawan Kolombia di Vancouver, British Columbia, pada Selasa, 7 Juli 2026. Penyelamatan krusialnya terhadap tendangan Cucho Hernandez memungkinkan Ruben Vargas mencetak gol penentu kemenangan 5-4 dalam adu penalti, sehingga Swiss melangkah ke perempat final.
Kobel, yang berusia 28 tahun, menjadi tulang punggung pertahanan Swiss sepanjang laga yang berakhir imbang 0-0 setelah perpanjangan waktu. Ia tak hanya menghalau satu tendangan penalti, tetapi juga memberikan kepercayaan diri luar biasa kepada seluruh tim. Kapten Swiss, Granit Xhaka, mengakui bahwa pengalaman Kobel dalam latihan adu penalti membuat para pemain yakin akan keberhasilan tim. โDia membuat hidup kami sulit saat latihan. Kami tahu jika sampai adu penalti, kami punya penjaga gawang terbaik,โ ujar Xhaka.
Kobel sendiri mengaku mengandalkan kombinasi persiapan dan insting saat menghadapi tendangan penalti. โSaya melihat bentuk tubuh, pergerakan, dan arah pandangan penendang. Tapi pada akhirnya, saya mengikuti rasa yang saya rasakan,โ katanya. Ia juga menegaskan bahwa pencapaian Swissโnegara dengan populasi kecilโmencapai perempat final Piala Dunia adalah bukti bahwa tim kecil tetap bisa bersaing di level tertinggi.
Swiss kini bersiap menghadapi Argentina di babak perempat final. Meski mengakui Argentina sebagai unggulan utama, Kobel tak gentar. โLionel Messi adalah legenda, dan wajar jika ia dianggap yang terbaik. Tapi ini sepak bola. Kami punya kualitas, keyakinan, dan motivasi tinggi. Pertandingan belum dimainkan, jadi semua masih mungkin.โ
Dengan performa gemilangnya, Kobel bukan hanya menyelamatkan mimpi Swiss, tetapi juga menegaskan dirinya sebagai salah satu kiper paling andal di turnamen ini.
















