Terkini24.com,- Atlanta, 2 Juli 2026 – Harry Kane resmi menjadi pencetak gol terbanyak kedua sepanjang sejarah Piala Dunia setelah melampaui legenda Brasil, Pele, dalam kemenangan dramatis Inggris 2-1 atas DR Kongo di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Dua gol yang dicetaknya pada menit ke-75 dan ke-86 di Stadion Atlanta tidak hanya menyelamatkan The Three Lions dari kekalahan, tetapi juga mengantarkannya ke puncak daftar pencetak gol terbanyak Inggris sepanjang masa, sekaligus menggeser Pele yang selama puluhan tahun menjadi simbol keabadian di turnamen sepak bola paling bergengsi.
Sebelum laga ini, Kane memegang 11 gol di Piala Dunia. Dengan brace-nya yang membalikkan keadaan setelah Brian Cipenga membawa DR Kongo unggul lebih awal pada menit ketujuh, total gol Kane mencapai 13—satu lebih banyak dari 12 gol yang dikoleksi Pele dalam empat edisi Piala Dunia (1958, 1962, 1966, 1970). Kini, ia hanya tinggal selangkah lagi dari rekor tertinggi yang dipegang oleh Lionel Messi: 15 gol.
Kane, yang kini berusia 32 tahun dan masih menjadi kapten tim nasional Inggris, menjadi pemain pertama dalam sejarah Piala Dunia yang mencetak gol di empat edisi berbeda (2014, 2018, 2022, dan 2026). Konsistensinya di panggung terbesar sepak bola dunia tak hanya mengukir sejarah, tetapi juga mengukuhkan statusnya sebagai salah satu penyerang paling lengkap generasi ini.
Di balik keberhasilannya, ada ketajaman, disiplin, dan ketenangan yang jarang dimiliki striker modern. Dua golnya kali ini bukan sekadar keberuntungan: yang pertama lahir dari tembakan akurat setelah sundulan rekan setimnya, sementara gol kedua adalah hasil olah bola individu yang memukau, di mana ia menghindari dua lawan sebelum melepaskan tembakan melengkung ke pojok gawang.
Dengan Inggris melangkah ke babak 16 besar, perhatian dunia kini beralih ke pertandingan selanjutnya—dan ke ambisi Kane untuk mengejar Messi. Jika ia mampu mencetak dua gol lagi di sisa laga Piala Dunia 2026, ia akan menjadi satu-satunya pemain non-Argentina yang mengambil alih rekor pencetak gol terbanyak sepanjang masa di turnamen ini.
Messi sendiri, yang kini berada di posisi kedua bersama Kane sebelum laga ini, belum mencetak gol di laga terakhirnya melawan Cape Verde. Namun, perjalanan Kane menuju rekor ini bukan hanya soal angka. Ini adalah tentang warisan—menggantikan ikon lama, menantang legenda abadi, dan menulis ulang sejarah sepak bola di depan mata dunia.
















