Sumbawanews.com,- Timnas Kroasia tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah kalah 1-2 dari Portugal di Toronto Stadium pada Jumat (3/7/2026) pagi WIB. Kontroversi muncul saat gol penyeimbang Josko Gvardiol di injury time dianulir VAR karena dianggap melanggar offside akibat sentuhan minimal oleh Igor Matanovic. Meski kecewa, Matanovic justru mengakui secara terbuka bahwa dirinya sempat bersentuhan dengan bola, sementara kapten Luka Modric meledak kemarahan atas keputusan VAR.

Matanovic, penyerang SC Freiburg, menjelaskan dalam wawancara bahwa ia merasakan kontak ringan antara rambutnya dan bola. โ€œSejujurnya, saya rasa saya merasakan sedikit kontak dengan rambut saya. Saya bertanya kepada wasit, saya tidak 100 persen yakin apakah saya telah menyentuhnya. Dia memberi tahu saya bahwa mereka memiliki cip di dalam bola, bahwa ada kontak tipis dan oleh karena itu, itu dinyatakan offside,โ€ ujarnya dikutip dari Abola. Ia menambahkan bahwa meski hasil itu menyakitkan, tim harus segera bangkit dan fokus pada Kejuaraan Eropa mendatang. Pengakuan jujur dan rendah hati itu langsung mendapat respons positif dari para penggemar di media sosial.

Berbeda dengan sikap tenang Matanovic, kapten tim Luka Modric terlihat marah besar usai pertandingan. Gelandang berusia 39 tahun itu secara terbuka mengkritik sistem VAR, menilai keputusan itu tidak adil dan cenderung menguntungkan tim-tim besar. Amukannya menjadi simbol kekecewaan tim yang merasa pantas melaju ke babak berikutnya setelah tampil dominan di babak kedua.

Portugal sendiri unggul lebih dulu lewat penalti Cristiano Ronaldo, lalu menyamakan kedudukan lewat sundulan Goncalo Ramos. Ivan Perisic sempat membawa Kroasia unggul 1-0 sebelum balasan tim tamu. Gol Gvardiol yang dianulir menjadi penutup menyakitkan bagi Vatreni, yang gagal melangkah lebih jauh di turnamen global ini.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading