Terkini24.com,- Atlanta – Timnas Inggris siap menunjukkan kekuatan penuh saat menghadapi DR Kongo dalam laga 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Atlanta, Rabu (1/7/2026) malam WIB. Meski performa mereka di fase grup masih menuai tanda tanya, Three Lions tetap menjadi favorit mutlak setelah finis sebagai juara Grup L dengan tujuh poin, termasuk kemenangan 2-0 atas Panama yang dicetak Harry Kane dan Jude Bellingham.
Di bawah asuhan Thomas Tuchel, Inggris belum pernah kalah dalam 11 laga kompetitif—10 menang, satu imbang—mencatatkan rekor awal karier terbaik kedua sepanjang sejarah timnas Inggris, hanya kalah dari Ron Greenwood dan Roy Hodgson. Tuchel pun berharap timnya bisa menemukan ritme terbaiknya di babak gugur, setelah sebelumnya terlihat kurang tajam dalam mengolah bola.
Sementara itu, DR Kongo mencatat sejarah besar dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya sebagai Republik Demokratik Kongo. The Leopards mengejutkan banyak pihak setelah bangkit dari tertinggal 0-1 untuk mengalahkan Uzbekistan 3-1 di laga terakhir fase grup. Yoane Wissa menjadi pahlawan dengan dua gol, sementara Fiston Mayele menambahkan satu gol penentu. Kemenangan itu mengantarkan mereka sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik, sekaligus membuka pintu ke babak 16 besar.
Meski minim pengalaman di panggung dunia, semangat juang dan kepercayaan diri tim asuhan pelatih Florent Ibengé tak bisa diabaikan. Mereka datang bukan hanya sebagai penonton, tapi sebagai tim yang siap bertarung habis-habisan.
Laga ini bukan sekadar pertandingan biasa. Bagi Inggris, ini adalah ujian untuk membuktikan bahwa mereka masih layak disebut kandidat juara. Bagi DR Kongo, ini adalah momen bersejarah untuk menunjukkan bahwa afrika bisa berbicara keras di kancah dunia.
Dengan keunggulan kualitas individu, kedalaman skuad, dan dominasi statistik, Inggris jelas diunggulkan. Tapi dalam sepak bola, sejarah sering kali ditulis oleh mereka yang berani bermimpi lebih besar.
















