terkini24.com,- Juru latih Timnas Indonesia John Herdman menyerukan agar Stadion Utama Gelora Bung Karno berubah menjadi ‘neraka’ bagi tim tamu Malaysia saat laga FIFA ASEAN Cup 2026 berlangsung pada Senin (28/9). Pertandingan ini menjadi laga kedua tim dalam turnamen tersebut dan pertemuan pertama kedua negara dalam lima tahun terakhir.
Herdman menekankan pentingnya dukungan suporter yang tak hanya berisik, tapi mampu menciptakan tekanan psikologis bagi lawan. “Kami merasakan energinya. Suporter kami sangat luar biasa. Saat kami berada di stadion tersebut, kehadiran mereka membuat lawan merasa tidak nyaman dan membuat kami merasa seperti di rumah sendiri,” ujar pelatih asal Inggris itu pada Minggu (27/9) di Jakarta. Ia menambahkan, para penggemar harus menjadi benteng pertahanan pertama, melindungi rumah mereka, sementara pemain akan memberikan segalanya di atas lapangan.
Sejak pertemuan pertama pada 1957, Indonesia dan Malaysia telah bertemu 85 kali. Tim Garuda mengoleksi 33 kemenangan, sedangkan Malaysia unggul tipis dengan 34 kemenangan, dengan 18 laga berakhir imbang. Pertemuan terakhir terjadi pada Piala AFF 2020 Desember 2021, saat Indonesia menang 4-1.
Herdman menegaskan, para pemain tidak datang sebagai turis atau penikmat kuliner. Mereka menjalani rutinitas ketat: pemulihan fisik, analisis taktis, dan disiplin hidup. “Mereka tidak begadang bermain kartu sampai pukul 3 pagi. Mereka tidak berpesta. Mereka di sini untuk bekerja keras—dan suporter harus menghargai itu,” tegasnya.
Laga ini bukan sekadar pertandingan sepak bola, tapi ujian kebersamaan antara tim dan pendukungnya—di mana energi tribun bisa menjadi faktor penentu.
















