terkini24.com,- Pelatih Timnas Kanada Jesse Marsch menyatakan timnya tampil lebih baik daripada Maroko meski kalah 0-3 dalam laga 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Houston, Texas, Sabtu (4/7/2026). Meski tersingkir, Marsch menilai permainan Les Rogues menunjukkan identitas yang kuat dan semangat menyerang yang patut diacungi jempol.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Houston, Kanada unggul dalam dominasi bola dan intensitas serangan, terutama sepanjang babak pertama dan awal babak kedua. Namun, ketajaman Maroko di sepertiga akhir lapangan menjadi penentu, dengan dua gol Azzedine Ounahi dan satu gol Soufiane Rahimi di menit akhir memastikan kemenangan 3-0 bagi Singa Atlas. Ini sekaligus mengakhiri perjalanan Kanada sebagai tuan rumah, sekaligus menjadi pencapaian terbaik mereka di Piala Dunia setelah sebelumnya belum pernah meraih poin di putaran final.

Marsch tak menyalahkan timnya atas kekalahan itu. Sebaliknya, ia justru mengaku lebih bangga menjadi bagian dari Kanada daripada Maroko. โ€œTim ini luar biasa. Saya lebih memilih menjadi kami daripada mereka,โ€ ujar pelatih asal Amerika Serikat itu. Menurutnya, perbedaan utama bukan pada kualitas permainan, melainkan efektivitas dalam menyelesaikan peluang. โ€œKami bermain lebih baik. Kami memaksa tim terbaik di Afrika itu berada di batas kemampuannya. Hanya saja, kami belum mampu mengubah tekanan menjadi gol.โ€

Baca Juga:

Kanada, yang sebelumnya belum pernah menang di putaran final Piala Dunia, kini telah menunjukkan kemajuan signifikan. Marsch menekankan bahwa kekalahan ini bukan akhir, melainkan fondasi untuk masa depan. โ€œKami harus lebih sering berada di situasi seperti ini. Kami harus belajar untuk menang.โ€

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading