Sumbawanews.com,- Keisuke Honda menawarkan diri menjadi pelatih timnas Jepang setelah timnya tersingkir di babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Mexico, Kanada, dan Amerika Serikat. Kekalahan 1-2 dari Brasil membuat Samurai Biru gagal memenuhi ekspektasi untuk mencapai perempat final, dan Honda mengecam keputusan JFA yang berencana memperpanjang kontrak Hajime Moriyasu. Ia menilai tawaran itu hanya sebagai solusi darurat karena tidak ada kandidat lain yang dipersiapkan.

Honda, yang pernah menjadi kapten dan pencetak gol penting Jepang di tiga Piala Dunia, menyampaikan kritiknya melalui akun X pribadinya @kskgroup2017 pada Kamis, 2 Juli 2026. โ€œSaya tahu ini akan kontroversial, tetapi biar saja saya bicara. Saya melihat berita mereka menawari Coach Hajime Moriyasu perpanjangan kontrak satu tahun. Tapi, itu tawaran untuk mengisi kekosongan belaka karena mereka tidak bisa mencari kandidat lain,โ€ tegasnya.

Ia menekankan bahwa kegagalan di Piala Dunia 2026 bukan sekadar kekalahan biasa, melainkan indikasi sistemik dalam pembinaan jangka panjang. Menurutnya, JFA harus berani mengambil keputusan berani, bukan mempertahankan pelatih yang sudah gagal memenuhi target. Honda, yang kini aktif sebagai konsultan sepak bola dan pengusaha, menyatakan siap mengambil alih tanggung jawab jika diberi kesempatan.

Kritik Honda mendapat respons hangat dari fans dan mantan pemain Jepang di media sosial. Banyak yang mendukung gagasannya, terutama karena ia memahami budaya sepak bola Jepang dari dalamโ€”baik sebagai pemain maupun pemimpin di lapangan. Sementara itu, JFA belum memberikan pernyataan resmi terkait tawaran Honda atau rencana perpanjangan kontrak Moriyasu.

Piala Dunia 2026 menjadi turnamen pertama yang diikuti 48 tim, dan Jepang gagal menunjukkan kemajuan signifikan meski menjadi salah satu favorit di Asia. Kegagalan ini memicu debat panas tentang arah pengembangan sepak bola Jepang, dengan Honda kini menjadi suara paling vokal dalam upaya perubahan.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading