Terkini24.com,- Timnas Jepang tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah kalah 1-2 dari Brasil di babak 32 besar pada 30 Juni 2026 di Houston Stadium, Amerika Serikat. Meski gagal melangkah lebih jauh, pelatih Hajime Moriyasu tetap dipertahankan oleh Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA), sementara pelatih Korea Selatan, Hong Myung-bo, menghadapi ancaman pembunuhan dan protes keras dari suporter usai timnya tersingkir.
Moriyasu akan tetap memimpin Timnas Jepang hingga Piala Asia 2027 di Arab Saudi, yang berlangsung dari 7 Januari hingga 5 Februari 2027. Kontrak perpanjangan yang diberikan JFA hanya berdurasi enam bulanโkeputusan tak lazim yang menunjukkan rencana jangka panjang federasi untuk mengganti kepelatihan setelah turnamen Asia tersebut. JFA menyatakan bahwa bahkan jika Jepang menang di Piala Asia, kontrak Moriyasu tidak akan diperpanjang lagi, dan sistem kepelatihan baru akan diterapkan mulai Maret 2027.
Sementara itu, Hong Myung-bo mengalami tekanan luar biasa setelah Korea Selatan gagal lolos dari fase grup. Saat tiba di Bandara Incheon, ia disambut hujatan dari sebagian suporter, dan sejumlah laporan menyebut ia menerima ancaman pembunuhan dari kelompok pendukung ekstrem. Perbedaan respons ini mencerminkan perbedaan budaya dan manajemen antara dua negara sepak bola Asia yang sama-sama mengalami kekecewaan di Piala Dunia 2026.
















