terkini24.com,- Spanyol mengalahkan Argentina 1-0 lewat gol Ferran Torres di menit ke-106 dalam final Piala Dunia 2026 di Stadion New York/New Jersey, Senin (20/7) dini hari WIB. Namun, kekalahan tim Tango bukan hanya soal skor—melainkan dominasi total Spanyol di lapangan. Data menunjukkan, pemain Argentina yang paling sering menyentuh bola selama 90 menit pertandingan justru kiper Emiliano Martínez, bukan Lionel Messi atau pemain lini depan lainnya.

Argentina hanya menguasai bola 34 persen sepanjang waktu reguler, rekor terburuk dalam sejarah partai final Piala Dunia mereka. Lebih memprihatinkan, tim asuhan Lionel Scaloni gagal menciptakan satu tembakan tepat sasaran sama sekali dalam 90 menit—menjadi tim ketiga sejak 1966 yang mencatatkan hal serupa di final Piala Dunia. Dalam 120 menit pertandingan, Argentina tak mampu menembus pertahanan Spanyol, sementara Martínez menjadi titik sentral permainan timnya hanya karena harus sering menerima umpan kembali dari belakang.

Meski kekalahan itu membuat Messi dan rekan-rekannya menangis di atas lapangan, pelatih Scaloni tetap memuji perjuangan timnya. “Saya sedih, tapi bangga. Mereka memberikan segalanya hingga detik terakhir,” ucapnya. Sementara itu, Spanyol merayakan gelar kedua mereka di Piala Dunia setelah 12 tahun, dengan Ferran Torres menjadi pahlawan dan Lamine Yamal menjadi simbol generasi baru yang menggantikan legenda.

Kekalahan ini bukan hanya akhir mimpi Argentina mempertahankan gelar, tapi juga menjadi gambaran nyata betapa terpencilnya tim Tango dari permainan modern yang mengutamakan kontrol dan serangan berkelanjutan.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading