terkini24.com,- Eks pemain Timnas Spanyol Joan Capdevila dicekal masuk Amerika Serikat menjelang laga final Piala Dunia 2026 antara Spanyol melawan Argentina, yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 20 Juli 2026 pukul 02.00 WIB. Capdevila, yang pernah menjadi starter di final Piala Dunia 2010, gagal memperoleh izin masuk melalui sistem ESTA karena dugaan kunjungannya ke Iran pada 2016 saat bermain dalam pertandingan persahabatan antara tim legenda LaLiga dan All-Stars Iran. Ia secara terbuka meminta bantuan melalui media sosial, menyebut Presiden AS Donald Trump dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio, sambil menyampaikan kekecewaannya karena tidak bisa menyaksikan laga legendaris bersama anak-anaknya dan rekan-rekan masa kejayaannya.
Capdevila, kini berusia 48 tahun, berencana hadir di stadion untuk mendukung tim yang pernah ia bela, sekaligus merayakan momen langka di mana Spanyol kembali tampil di final Piala Dunia setelah 16 tahun. Ia menegaskan bahwa penolakan izinnya tidak terkait dengan aktivitas ilegal, melainkan murni karena jejak perjalanan ke Iran yang kini menjadi faktor penentu larangan masuk ke AS. Kejadian ini bukan yang pertama selama Piala Dunia 2026; sebelumnya, wasit asal Somalia Omar Artan dan sejumlah pejabat Iran juga mengalami hal serupa, memperkuat kekhawatiran tentang kebijakan imigrasi yang ketat menjelang turnamen besar.
Dalam unggahan di platform X, Capdevila menulis: โMereka baru saja memberi tahu saya bahwa saya tidak dapat pergi ke final bersama anak-anak saya karena ESTA saya ditolak.โ Ia menambahkan, โSaya tidak percaya mereka tidak mengizinkan saya masuk ke AS… dan saya akan melewatkan momen seperti ini bersama anak-anak saya yang sangat mencintai sepak bola.โ Permintaan bantuannya kepada tokoh-tokoh politik AS belum mendapat respons resmi hingga laga final berlangsung.
















