terkini24.com,- Jurgen Klopp meyakini Andoni Iraola memiliki potensi membawa Liverpool kembali ke puncak eropa, tetapi ia menekankan bahwa keberhasilan tidak hanya bergantung pada kualitas pelatih.
Setelah memimpin The Reds meraih trofi Liga Champions dan Liga Inggris dalam sembilan tahun penuh kejayaan, Klopp meletakkan tongkat kepemimpinan pada akhir musim 2023/2024. Penggantinya, Arne Slot, langsung membawa Liverpool meraih gelar Premier League pada musim 2024/2025โsebuah pencapaian gemilang yang kandas di musim berikutnya ketika tim finis di peringkat kelima. Manajemen pun memutuskan untuk mengganti Slot dengan Andoni Iraola, pelatih asal Spanyol yang dikenal dengan filosofi permainan menyerang dan disiplin taktis.
Klopp, yang tetap menjadi sosok dihormati di Anfield, menyatakan bahwa Iraola dan Slot adalah dua manajer berkualitas tinggi. Namun, ia menegaskan bahwa keberhasilan jangka panjang tidak bisa dibangun hanya dari keahlian teknis. โSemua pihak harus bisa bekerja sama dalam waktu yang lama, dan untuk itu Anda juga membutuhkan keberuntungan,โ ujar Klopp dalam wawancara dengan ESPN.
Kepedulian Klopp juga menyentuh tragedi yang mengguncang klub: kematian mendadak Diogo Jota pada 3 Juli 2025. Pemain asal Portugal itu tewas dalam kecelakaan lalu lintas di barat laut Spanyol bersama saudaranya. Kehilangan sosok yang menjadi ujung tombak serangan Liverpool itu, menurut Klopp, menjadi beban psikologis yang sulit diukur. โAda situasi yang tidak pernah diduga sebelumnya dan menghadapi kondisi seperti itu sangatlah sulit,โ katanya. โSaya tidak tahu persis apa yang terjadi, tetapi musim lalu kini sudah berlalu. Sekarang mereka bisa menatap masa depan.โ
Meski tidak menyalahkan siapa pun, Klopp mengakui bahwa kegagalan musim lalu membuat banyak pihak tidak puas. Namun, ia menyoroti pencapaian besar: lolos ke Liga Champions. โItu merupakan sebuah pencapaian yang besar,โ tegasnya.
Kini, dengan Iraola di bangku pelatih, Liverpool memasuki babak baru. Tantangan terbesar bukan hanya memperbaiki performa, tetapi membangun kembali kepercayaan, soliditas tim, dan semangat yang pernah menjadi ciri khas era Klopp. Keberuntungan mungkin diperlukan, tetapi yang lebih penting adalah kesatuan antara manajemen, pelatih, dan pemainโkunci sejati untuk kembali ke masa kejayaan.
















