terkini24.com,- Romelu Lukaku akhirnya kembali menunjukkan ketajamannya di pentas Piala Dunia 2026. Penyerang Belgia itu mencetak gol penentu dalam kemenangan telak 5-1 atas Selandia Baru di Stadion BC Place, Vancouver, pada Minggu, 28 Juni 2026. Hasil itu mengukuhkan Belgia sebagai jawara Grup G dengan lima poin, sekaligus menjadi titik balik bagi karier sang striker yang sempat diragukan akibat cedera hamstring.
Gol Lukaku, yang dicetak di menit ke-67, bukan sekadar angkaโia menjadi bukti bahwa sang penyerang masih mampu berbicara di momen paling krusial. Dua gol dari Leandro Trossard, serta satu masing-masing dari Kevin De Bruyne dan Alexis Saelemaekers, melengkapi dominasi The Red Devils atas tim asal Oseania yang tak mampu menahan serangan berulang Belgia.
Kemenangan ini menjadi pelipur lara setelah Belgia sebelumnya harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir dan bermain tanpa gol melawan Iran. Lukaku, yang sebelumnya gagal mencetak gol dalam dua laga pembuka, menjadi sosok yang menenangkan kekhawatiran pelatih dan fans. Keberadaannya di garis depan kini menjadi tanda tanya besar bagi lawan-lawan di babak 32 besar.
Pujian tak hanya datang dari tribun, tapi juga dari mantan pemain Manchester United, Dion Dublin. โItu luar biasa untuk seorang penyerang tengah yang baru pulih dari cedera serius. Dia tidak berada di puncak kebugaran, tapi pola pikirnya tetap tinggi,โ ujar Dublin dalam wawancara dengan BBC. โMencetak gol dalam tekanan seperti iniโitu tanda pemain kelas elite.โ
Dengan kemenangan ini, Belgia akan melaju ke babak gugur dan menanti lawan dari Grup H atau I, dengan pertandingan berikutnya di Stadion Lumen, Seattle, pada 1 Juli mendatang. Bagi generasi emas Belgia yang semakin menua, Lukaku bukan lagi sekadar harapanโia kini menjadi harapan nyata yang masih bisa menggemparkan dunia.
Dengan empat gol dalam tiga pertandingan grup, Trossard menjadi pencetak gol terbanyak Belgia, sementara De Bruyne terus membuktikan diri sebagai otak permainan yang tak lekang waktu. Namun, di tengah semua itu, nama Romelu Lukaku kembali bercahayaโbukan karena kekuatannya, tapi karena keteguhan jiwanya.

















