terkini24.com,- Sepp Blatter, mantan presiden FIFA, mendesak Gianni Infantino untuk melepaskan jabatannya sebagai ketua organisasi sepak bola dunia, menyusul serangkaian kontroversi selama Piala Dunia 2026. Blatter menilai turnamen tersebut kehilangan kredibilitas akibat keputusan-keputusan yang dipandang dipengaruhi kepentingan komersial dan politik. Ia menekankan bahwa FIFA harus dipimpin oleh sosok baru yang mampu mengembalikan sepak bola ke akarnya.
Kontroversi yang memicu tekanan terhadap Infantino antara lain penerapan hydration breaks yang dianggap hanya sebagai sarana memperbanyak iklan, serta keputusan menangguhkan hukuman kartu merah terhadap penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun, yang terjadi setelah Presiden AS Donald Trump dikabarkan meneleponnya. Blatter mengecam keras campur tangan politik dalam urusan sepak bola, menyatakan bahwa para penggemar, pemain, dan asosiasi nasional harus bersatu merebut kembali integritas permainan.
Blatter sendiri pernah memimpin FIFA selama 17 tahun sebelum mengundurkan diri pada 2015 akibat skandal korupsi. Meski demikian, ia tetap menjadi suara kritis terhadap arah kebijakan Infantino, yang dinilainya telah mengaburkan nilai-nilai dasar olahraga.
















