terkini24.com,- Drama adu penalti memutuskan nasib babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Estadio Monterrey, Guadalupe, Meksiko. Timnas Maroko berhasil menghentikan langkah Belanda dengan kemenangan 3-2 pada serangkaian tendangan penalti, usai bermain imbang 1-1 selama 120 menit, Selasa (30/6/2026).
Pertandingan yang penuh ketegangan dimulai dengan serangan balik cepat dari Belanda. Pemain tengah mereka, Xavi Simons, memecah kebuntuan di menit ke-38 lewat tembakan keras dari luar kotak penalti, mengakhiri rekor 315 menit tanpa kebobolan kiper Maroko. Namun, semangat tim Afrika Utara tak tergoyahkan. Di menit ke-57, Ismael Saibari, yang baru masuk sebagai pemain pengganti, menyamakan kedudukan dengan tendangan keras setelah umpan silang dari Youssef En-Nesyri.
Kedua tim saling menekan di babak tambahan, namun tak ada gol lagi yang lahir. Belanda yang mengandalkan dominasi bola, gagal memanfaatkan peluang emas dari Cody Gakpo dan Steven Berghuis. Sementara Maroko bertahan rapat, mengandalkan kecepatan dan ketajaman di serangan balik.
Adu penalti pun menjadi penentu. Pemain Belanda, Teun Koopmeiners dan Davy Klaassen, gagal mengeksekusi tendangannyaโKoopmeiners tembakannya melebar, sementara Klaassen ditangkap dengan brilian oleh kiper Yassine Bounou. Di sisi lain, Maroko tampil tenang. Zakaria Aboukhlal dan Achraf Dari mengubah eksekusi mereka menjadi gol. Dan di penalti kelima, Ismael Saibariโpahlawan gol penyama kedudukanโtampil dingin, menempatkan bola ke pojok kanan gawang, mengakhiri mimpi Belanda di turnamen ini.
Kemenangan ini mengantar Maroko ke babak 16 besar, sekaligus menjadi catatan sejarah: tim Afrika pertama yang lolos dari fase gugur di Piala Dunia 2026. Sementara Belanda, yang dulu pernah mencapai final pada edisi 2010 dan 2014, kembali gagal melangkah jauh, terhenti di babak 32 besar untuk kedua kalinya dalam tiga edisi terakhir.
Pelatih Ronald Koeman mengakui kekalahan itu berat. โKami bermain baik, tapi sepak bola kadang tak adil. Kami kehilangan fokus di momen krusial,โ ujarnya usai laga. Sementara pelatih Walid Regragui memuji mental juara timnya. โIni bukan hanya tentang teknik. Ini tentang hati. Kami tidak takut pada siapa pun.โ
Dengan kemenangan ini, Maroko akan menghadapi pemenang laga antara Brasil dan Portugal di babak 16 besar, yang berlangsung di Los Angeles pada 4 Juli mendatang. Untuk sementara, ribuan suporter Maroko di seluruh dunia bersorak, memeluk satu sama lainโmenjadi bukti bahwa mimpi Afrika masih hidup, bahkan di panggung terbesar sepak bola dunia.

















