terkini24.com,- Hujan deras yang mengguyur Sirkuit Phillip Island pada Minggu (25/10) pagi hingga siang waktu setempat memaksa penyelenggara membatalkan balapan Moto3 Australia 2026. Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama, yang seharusnya start dari pole position, tak sempat mengaspal di lintasan. Keputusan ini diambil setelah visibilitas di sirkuit turun drastis, mengganggu operasional helikopter medis yang menjadi bagian krusial dari protokol keselamatan balapan. Dalam unggahan resmi di X, MotoGP menyatakan bahwa risiko keselamatan tidak bisa diabaikan, sehingga balapan resmi dibatalkan tanpa penundaan lebih lanjut.

Sesi balapan yang awalnya dijadwalkan pukul 11.00 waktu setempat atau 07.00 WIB, sempat ditunda selama dua jam karena cuaca buruk. Namun, kondisi tidak membaik, dan panitia akhirnya memutuskan untuk membatalkan seluruh sesi Moto3. Pengumuman lanjutan mengenai jadwal sementara balapan MotoGP direncanakan akan disampaikan pukul 14.00 waktu setempat.

Bagi Veda Ega Pratama, balapan ini menjadi momen bersejarah sekaligus puncak pencapaian musim debutnya di kelas Moto3. Pembalap berusia 17 tahun asal Wonosari, Jawa Tengah, itu menjadi orang Indonesia pertama yang meraih pole position di ajang Moto3, sebuah prestasi yang memperkuat posisinya sebagai salah satu talenta terpanas balap motor dunia. Ia tampil sebagai pembalap tercepat dalam kualifikasi, membawa harapan besar untuk meraih podium pertamanya di level dunia.

Saat ini, Veda Ega menempati posisi kedelapan dalam klasemen sementara Moto3 2026 dengan 111 poin, berada di belakang Valentin Perrone yang mengoleksi 120 poin di posisi ketujuh. Gelar juara dunia Moto3 2026 telah dipastikan oleh Maximo Quiles, yang memimpin klasemen dengan jarak jauh. Meski tak sempat bertanding, pencapaian pole position Veda Ega tetap menjadi tonggak sejarah bagi balap motor Indonesia.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading