terkini24.com,- Di Argentina, hukum sipil melarang penggunaan nama keluarga sebagai nama depan, sehingga hanya 11 orang yang boleh menyandang “Messi” di depan nama mereka hingga Juni 2025—kecuali Messi David Varela, anak yang mendapat dispensasi khusus pada 2014 dari kantor catatan sipil Provinsi Río Negro. Orang tuanya, Hector Varela dan Lorena Sanchez, mengajukan permohonan langka untuk menghormati Lionel Messi, dan permohonan itu dikabulkan meski bertentangan dengan aturan yang berlaku sejak 1969. Kasus ini menjadi satu-satunya pengecualian resmi di negara yang memuja sang legenda, sementara permohonan serupa di provinsi lain, seperti Santa Fe, langsung ditolak karena kebijakan penamaan yang seragam secara nasional.
Pengacara Santiago Williams menegaskan bahwa undang-undang penamaan di Argentina bersifat nasional, tetapi penerapannya bisa berbeda tergantung ketegasan otoritas lokal. Meski popularitas Lionel Messi mencapai puncaknya di Piala Dunia 2026 dengan delapan gol dan satu assist dalam lima pertandingan, aturan hukum tetap menjadi penghalang bagi para orang tua yang ingin memberi nama depan “Messi” pada anak mereka. Di luar kasus Varela, tidak ada lagi catatan resmi tentang pengecualian serupa.

















