terkini24.com,- Pelatih Timnas Pakistan Nolberto Solano memuji penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia sebagai impresif dan terorganisir dengan baik. Ia menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kesiapan infrastruktur, pelayanan, dan suasana turnamen yang ia alami selama timnya bertanding di Jakarta dan Bandung, pada Oktober 2026. Pakistan gagal melangkah ke fase knock-out setelah finis di posisi terbawah Grup B dengan satu hasil imbang dan dua kekalahan dari lawan Thailand, Filipina, dan Vietnam.
Solano secara khusus memuji tuan rumah atas pengaturan logistik, akomodasi, dan fasilitas latihan yang dinilainya sangat profesional. Timnas Pakistan menjalani dua dari tiga laga fase grup di Bandung, dan ia menilai seluruh aspek operasional turnamen berjalan mulus. โPenyelenggara mengatur semuanya dengan baik. Untuk Indonesia, saya sampaikan mereka sangat mengesankan,โ ujarnya usai laga melawan Vietnam di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (2/10/2026).
Selain itu, Solano membandingkan perkembangan sepak bola Asia Tenggara dengan situasi di Pakistan, yang menurutnya tertinggal jauh. Ia menyoroti ketiadaan kompetisi profesional di negaranya sejak 2021, yang menjadi hambatan besar bagi perkembangan pemain lokal. โLiga Thailand, Liga Indonesia, Liga Malaysia, dan Liga Vietnam adalah contoh nyata kemajuan. Kami masih berjuang untuk membangun fondasi dasar,โ katanya. Ia menekankan bahwa generasi mendatang di Pakistan akan menghadapi tantangan berat tanpa struktur liga yang stabil.
Solano, mantan pemain Newcastle United yang kini menangani Timnas Pakistan, mengatakan pengalaman di turnamen ini menjadi pelajaran berharga untuk membangun masa depan sepak bola negaranya.

















