Sumbawanews.com,- Dallas – Duel menarik bakal tercipta di babak 32 besar Piala Dunia 2026 ketika timnas Pantai Gading menghadapi Norwegia di Dallas Stadium, Rabu (1/7/2026) pukul 00.00 WIB. Kedua tim, yang sama-sama melangkah sebagai runner-up grup, siap membuktikan diri sebagai kuda hitam sejati di turnamen yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini.
Bagi Pantai Gading, lolos ke fase gugur adalah sejarah. Ini pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia mereka mampu melewati fase grup tanpa tersingkir, mengalahkan ekspektasi setelah finis di posisi dua Grup E di belakang Jerman. Dibimbing pelatih Emerse Fae, Les Elephants menunjukkan ketahanan defensif luar biasa: tiga laga berturut-turut tanpa kebobolan dalam lima pertandingan terakhir. Kemenangan 2-0 atas Curacao di laga pamungkas grup, berkat dua gol Nicolas Pepe, menjadi kunci keberhasilan mereka. Namun, kekhawatiran muncul di lini belakang, mengingat bek tengah Wilfried Singo masih diragukan tampil akibat cedera hamstring. Fae diperkirakan akan mengandalkan kecepatan Pepe dan bakat muda Yan Diomande untuk menekan pertahanan Norwegia.
Di sisi lain, Norwegia kembali merasakan euforia babak gugur Piala Dunia setelah menanti 28 tahun sejak penampilan terakhir mereka di Prancis 1998. Kembalinya mereka ke panggung terbesar sepak bola dunia berkat keganasan Erling Haaland, yang mencetak empat gol dalam dua pertandingan grup. Dua golnya menghancurkan Irak 4-1, dan dua lagi memastikan kemenangan 3-2 atas Senegal, menjadikannya pencetak gol terbanyak timnya sekaligus ancaman paling menakutkan bagi pertahanan Pantai Gading. Dengan gaya permainan langsung dan serangan cepat, Norwegia siap memanfaatkan kelemahan defensif lawan, terutama jika Singo absen.
Kedua tim tidak pernah saling bertemu di Piala Dunia sebelumnya, menjadikan laga ini penuh ketidakpastian. Pantai Gading mengandalkan kedisiplinan dan kekompakan tim, sementara Norwegia mengandalkan kekuatan individu Haaland yang bisa mengubah jalannya pertandingan dalam hitungan detik. Tidak ada tim yang diunggulkan mutlak—hanya dua tim yang ingin membuktikan bahwa mereka bukan sekadar penonton, tapi peserta serius yang siap melangkah lebih jauh.
Laga ini bukan sekadar pertandingan sepak bola, tapi momen legitimation bagi dua negara yang jarang menembus fase gugur. Bagi Pantai Gading, ini adalah kesempatan memperkuat identitas sebagai kekuatan Afrika Barat. Bagi Norwegia, ini adalah penegasan bahwa mereka bisa kembali bersaing di level tertinggi. Dengan suara penonton yang memadati Dallas Stadium dan jutaan mata menatap layar, duel ini siap menjadi salah satu laga paling bersejarah di fase 32 besar Piala Dunia 2026.
















