terkini24.com,- Pelatih Maroko Mohamed Ouahbi mengakui Prancis lebih unggul usai timnya dikalahkan 0-2 dalam laga perempat final Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Stadion Boston, Foxborough, Massachusetts, pada 9 Juli 2026. Kekalahan ini mengakhiri perjalanan tim Singa Atlas di turnamen tersebut, sementara Ouahbi memuji kualitas individu dan kedalaman skuad Les Bleus sebagai penentu hasil.
Dalam pertandingan yang berakhir dengan gol Kylian Mbappe pada menit ke-60 dan Ousmane Dembele di menit ke-66, Maroko sempat bertahan kuat berkat penyelamatan penalti kiper Yassine Bono di babak pertama. Namun, Ouahbi mengakui timnya kesulitan menghadapi tekanan dan kecepatan serangan Prancis, terutama di babak kedua. โKami menghadapi lawan yang sangat bagus. Penyelamatan Bounou membuat kami tetap bertahan, tapi di babak kedua, aksi individu luar biasa dari Mbappe yang menentukan,โ ujar Ouahbi usai laga.
Ouahbi menyoroti kekuatan Prancis yang tak hanya terletak pada bintang-bintangnya, tetapi juga pada konsistensi, daya jelajah tinggi, dan ketahanan mental. Ia menilai tim asuhan Didier Deschamps sebagai salah satu yang paling solid dalam situasi transisi dan telah membuktikan diri di dua final Piala Dunia terakhir. Meski kecewa, Ouahbi tetap bangga pada perjuangan para pemainnya yang berjuang meski menghadapi keterbatasan akibat cedera dan jadwal padat. โSaya berpesan kepada para pemain untuk tetap tegak kepala. Kami telah memberikan segalanya,โ tegasnya.
Ia menambahkan, perjuangan Maroko bukan hanya untuk negara, tetapi juga mewakili harapan masyarakat Afrika dan Asia. Dengan optimisme, Ouahbi menegaskan bahwa timnya akan terus berkembang menuju masa depan yang lebih cerah. โBanyak orang melihat diri mereka pada tim ini, dan kami akan terus bekerja untuk memenangkan gelar di masa depan.โ
















