terkini24.com,- Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, memulai persiapan musim baru dengan fokus utama pada penguatan fisik pemain selama pemusatan latihan (TC) di Thailand. Program latihan dua kali sehari—pagi untuk penguatan otot dan kebugaran, sore untuk taktik—dijalankan sebagai fondasi utama untuk mewujudkan gaya permainan mobilitas tinggi yang diinginkannya. Pendekatan ini mengulangi strategi yang pernah ia terapkan saat melatih Timnas Indonesia, di mana kondisi fisik dianggap sebagai kunci utama konsistensi permainan.

Shin menekankan bahwa fisik kuat bukan sekadar soal daya tahan, tapi juga penunjang fokus dan konsentrasi pemain sepanjang laga. Untuk itu, program latihan di Thailand tidak bersifat seragam. Persija telah melakukan pengukuran komprehensif terhadap kekuatan otot, kadar lemak tubuh, dan kapasitas fisik dasar setiap pemain sebelum menyesuaikan beban latihan. Tujuannya jelas: meningkatkan performa secara bertahap tanpa mengorbankan kebugaran atau memicu cedera.

Baca Juga:

Dengan tiga pemain baru—termasuk naturalisasi dan pemain asing—yang akan bergabung dalam TC, Shin ingin membangun tim yang mampu menjalankan sistem permainan dinamis dengan sepuluh pemain non-kiper bergerak saling mengisi. Fisik yang prima menjadi modal mutlak untuk menjalankan konsep ini, terutama mengingat intensitas tinggi yang diharapkan di Super League 2026/2027. TC di Thailand menjadi fase krusial sebelum fokus beralih ke penyempurnaan taktik dan kekompakan tim.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading