terkini24.com,- Di tengah gemuruh SoFi Stadium, Inglewood, Senin (29/6/2026) dini hari WIB, Stephen Eustaquio menjadi sosok yang mengubah sejarah. Gol tunggalnya di menit ke-93+2 memastikan Kanada menang 1-0 atas Afrika Selatan, sekaligus mengantarkan Les Rouges ke 16 besar Piala Dunia 2026 untuk pertama kalinya dalam sejarah keikutsertaan mereka di turnamen ini. Tapi di balik kejayaan itu, ada kisah yang tak kalah mengharukan: Eustaquio adalah anak asuh yang pernah dibujuk oleh John Herdmanโ€”pelatih yang kini memimpin Timnas Indonesia.

Pemain berusia 29 tahun itu, lahir di Kanada dengan darah Portugis, sempat membela Timnas Portugal U-21 pada 2017-2018. Namun, pada 2019, Herdmanโ€”yang saat itu masih menangani Timnas Kanadaโ€”berkampanye keras untuk membawa Eustaquio berseragam Daun Maple. Percakapan panjang via telepon, janji akan diberi ruang tumbuh, dan keyakinan bahwa Eustaquio adalah kunci di lini tengah, akhirnya membuahkan hasil. Ia memilih Kanada, dan sejak itu, karier internasionalnya melesat.

Herdman tak pernah meragukan kemampuan Eustaquio. โ€œDia punya semangat juang luar biasa. Untuk seorang pemain bertubuh mungil, dia tak pernah gentar dalam duel,โ€ ujar Herdman dalam wawancara tahun 2024, mengenang masa-masa awal kebersamaan mereka. Kini, keyakinan itu terbukti di panggung terbesar sepak bola dunia.

Eustaquio bukan hanya pemain yang bertahanโ€”ia menjadi penentu. Dengan kontrol bola yang tenang, passing presisi, dan keberanian mengambil risiko di ujung pertandingan, ia menciptakan gol yang menggetarkan jutaan hati Kanada. Bola yang diumpankan dari sisi kanan, diolahnya dengan satu sentuhan, lalu ditembakkan ke pojok gawangโ€”sebuah momen yang langsung menjadi ikon Piala Dunia 2026.

Baca Juga:

Kanada, yang sebelumnya hanya pernah lolos ke 16 besar pada 2022, kini menatap masa depan dengan percaya diri. Lawan berikutnya? Pemenang laga Belanda vs Maroko. Sementara itu, di sisi lain dunia, John Herdmanโ€”yang kini memikul tanggung jawab membangun Timnas Indonesiaโ€”mungkin tengah menonton pertandingan itu dari jauh, dengan senyum kecil yang tak terucap.

Eustaquio bukan sekadar pemain yang berpindah negara. Ia adalah bukti bahwa keputusan kecil di masa lalu bisa berdampak besar di masa depan. Dan bagi Kanada, ia bukan hanya pahlawanโ€”ia adalah simbol dari keberanian memilih jalan yang benar.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading