Terkini24.com,- Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjadi sasaran cemoohan massal dari suporter Argentina dan Spanyol saat wajahnya ditampilkan di layar raksasa Stadion MetLife, New Jersey, menjelang kick-off final Piala Dunia 2026, Minggu 20 Juli 2026. Kehadiran Trump yang tiba dengan helikopter kepresidenan Marine One langsung memicu reaksi keras dari ribuan penonton yang memadati tribun, meski ia hadir atas undangan resmi Presiden FIFA Gianni Infantino. Pengamanan tingkat tertinggi Level 1 diberlakukan di lokasi pertandingan, dengan pengerahan jet F-16, penembak jitu, dan larangan terbang di wilayah New York-New Jersey, namun hal itu tak mampu menahan gelombang protes dari para pendukung tim yang bersaing di partai puncak.
Kehadiran Trump di final ini memang telah dipersiapkan sejak jauh hari oleh pemerintah AS dan FIFA, dengan alasan bahwa acara tersebut dianggap sebagai momen bersejarah bagi penyelenggaraan Piala Dunia pertama di Amerika Utara. Namun, respons publik jauh lebih kompleks daripada yang diharapkan. Sorakan kecaman menggema di seluruh stadion saat gambar presiden AS muncul, menciptakan momen yang langka dalam sejarah Piala Duniaโdi mana dua kubu rival, Argentina dan Spanyol, bersatu dalam satu suara menolak figur politik tertentu. Juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt sebelumnya menyebut kehadiran Trump sebagai bagian dari โturnamen paling aman, paling banyak ditonton, dan paling sukses dalam sejarah AS,โ namun realitas di lapangan justru menunjukkan ketegangan politik yang menyatu dengan semangat sepak bola.
Setelah pertandingan berlangsung, Trump dijadwalkan menyerahkan trofi Piala Dunia bersama Gianni Infantino kepada kapten tim juara, namun tidak ada informasi lebih lanjut mengenai reaksi publik setelah pertandingan berakhir. Pengamanan ketat dan kendala teknis sebelum laga sempat memperlambat akses penonton dan media, tetapi tidak mengurangi antusiasme fans yang tetap memadati stadion hingga detik-detik terakhir.
















