Terkini24.com,- PSSI merespons kekhawatiran Presiden Prabowo Subianto atas belum terwujudnya keberangkatan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 dengan menekankan perlunya dukungan anggaran dari APBN. Respons ini disampaikan Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, usai menghadiri pelepasan tim sepak bola usia muda di Kemenpora, Jakarta, pada Jumat, 10 Juli 2026.
Arya menilai perhatian Presiden Prabowo terhadap sepak bola nasional bukan sekadar dukungan moral, tetapi menunjukkan pemahaman mendalam akan kebutuhan pendanaan strategis. Ia menyebut bahwa Prabowo secara langsung telah berkomunikasi dengan Ketua Umum PSSI Erick Thohir dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk membahas bentuk bantuan finansial yang dibutuhkan. Menurut Arya, keberhasilan program seperti Biodiesel B50 belum membuat Presiden puas selama Timnas Indonesia belum mampu tampil di panggung Piala Dunia.
Prabowo sebelumnya menyatakan kegelisahannya secara terbuka, menegaskan bahwa sepak bola adalah simbol kebanggaan bangsa. Ia meminta PSSI terus mencari terobosan agar Indonesia bisa lolos ke Piala Dunia 2030, sekaligus menanyakan kebutuhan anggaran yang harus dipenuhi pemerintah. Arya menambahkan, dukungan pemerintah selama ini telah terlihat dalam berbagai program PSSI, termasuk naturalisasi pemain, dan kini fokus mulai bergeser ke aspek pembiayaan jangka panjang untuk meningkatkan daya saing tim nasional.
















