Terkini24.com,- Pengamat sepak bola nasional Anton Sanjoyo menolak wacana pemecatan pelatih Timnas Indonesia John Herdman meski skuad Garuda gagal lolos ke semifinal Piala AFF 2026 setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Singapura di Stadion Jalan Besar, Singapura, pada Jumat, 7 Agustus 2026. Menurut Anton, tolok ukur utama keberhasilan Herdman bukanlah pencapaian di turnamen regional itu, melainkan persiapan menghadapi Piala Asia 2027.
Anton menekankan bahwa sejak Herdman menangani tim pada Januari 2026, fokus utama sudah jelas: membangun fondasi tim yang mampu bersaing di level Asia, bukan sekadar mengejar gelar Piala AFF. Ia mengakui kekalahan dari Singapura menunjukkan kelemahan dalam kualitas pemain pelapis dan ketidakmampuan menembus pertahanan lawan, tetapi hal itu justru menjadi sinyal untuk memperkuat sistem, bukan mengganti pelatih. Anton menilai pergantian pelatih saat ini akan merusak proses pembangunan tim yang masih berjalan.
Ia juga menyarankan Herdman meninjau ulang skema 3-4-3 yang digunakan, mengingat kualitas bek tengah saat ini belum memadai untuk menjalankan sistem tersebut. Selain itu, Anton mendorong pelatih asal Kanada itu untuk lebih intens berkomunikasi dengan pelatih klub di Liga 1 dan Liga 2 guna mengidentifikasi bakat lokal yang layak dipanggil ke tim nasional. Dengan waktu menuju Piala Asia 2027 semakin sempit, Anton meminta Herdman segera menunjukkan kemajuan nyata dalam meramu strategi dan memaksimalkan potensi skuad yang ada.

















