terkini24.com,- Pembalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, mengakui melakukan kesalahan strategis dalam sesi kualifikasi Moto3 Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone, Sabtu (8/8), yang membuatnya harus start dari posisi ke-15. Sehari sebelumnya, remaja berusia 17 tahun itu tampil gemilang di sesi latihan bebas, menempati posisi keenam di FP1 dan meraih peringkat tiga di FP2, sehingga langsung lolos ke Q2. Namun, performa itu tak bisa dipertahankan pada hari kualifikasi, saat ia gagal mengeksploitasi potensi motor dan kecepatan yang sebelumnya terlihat menjanjikan.

Veda mengatakan, ia mengalami kesulitan sejak pagi hari untuk membangun kepercayaan diri dan sensasi berkendara yang sama seperti pada Jumat. โ€œHari ini jauh lebih sulit dibandingkan kemarin. Saya tidak benar-benar bisa menemukan feeling terhadap motor,โ€ ujarnya. Ia mengakui, dalam kualifikasi, ia terlalu lama mempertahankan posisi di belakang pembalap lain, menunggu momen sempurna untuk menyalipโ€”namun keterlambatan itu membuatnya kehilangan kesempatan untuk melakukan putaran cepat dan mengganti ban sebelum waktu habis.

โ€œSaya memutuskan untuk melaju sendirian terlalu terlambat. Setelah itu, tidak ada cukup waktu untuk kembali ke lintasan,โ€ jelasnya. Kegagalan meraih grid start yang lebih baik membuatnya kecewa, mengingat hasil latihan sebelumnya menunjukkan bahwa timnya mampu bersaing di depan. โ€œSaya tahu kami punya potensi untuk bersaing di barisan depan. Sekarang, kami harus analisis apa yang salah dan perbaiki sebelum balapan utama,โ€ tambahnya.

Baca Juga:

Balapan utama Moto3 Inggris 2026 akan berlangsung pada Minggu (9/8), di mana Veda Ega Pratama akan berjuang dari posisi ke-15 untuk meraih hasil terbaik.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading