Terkini24.com,- Ole Romeny menilai Timnas Indonesia perlu memperbaiki penguasaan bola meski menang 2-0 atas Singapura dalam laga pembuka FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat, 25 September 2026. Penyerang Fortuna Sittard itu mengkritik kecerobohan skuad Garuda dalam menjaga bola, yang sering membuat mereka kehilangan penguasaan terlalu cepat.
“Hari ini saya pikir ada beberapa momen di mana kami sedikit ceroboh saat menguasai bola. Kami kehilangan bola terlalu cepat,” ujar Romeny, seperti dikutip dari unggahan video akun Instagram @muthia911. Ia menekankan bahwa kelemahan ini akan lebih berbahaya saat menghadapi lawan lebih kuat, dan menyarankan agar Timnas meningkatkan tekanan, pergerakan, serta kualitas passing saat menguasai bola. “Jika kami ingin menciptakan lebih banyak peluang melawan lawan yang lebih kuat, kami harus lebih menekan, lebih banyak bergerak, memberikan lebih banyak energi dan kualitas pada bola, lalu kami akan mencetak gol.”
Meski memberi kritik, Romeny tetap mengapresiasi kemenangan tim. Gol pertama dicetak Ragnar Oratmangoen pada menit ke-13 setelah memanfaatkan umpan silang Luke Vickery dari sisi kanan. Romeny sendiri menggandakan keunggulan Indonesia lewat penalti pada menit ke-74. Singapura bermain dengan 10 pemain setelah Safuwan Baharudin menerima kartu merah setelah insiden dengan Mitchell Baker yang diverifikasi VAR. Romeny mengakui bahwa keunggulan jumlah pemain tidak otomatis mempermudah permainan, karena lawan cenderung bertahan lebih dalam. “Selalu ketika lawan bermain dengan 10 orang, ada lebih banyak ruang. Tetapi mereka juga bertahan sedikit lebih dalam, jadi situasi itu juga bisa menjadi lebih sulit.”
Timnas Indonesia selanjutnya akan menghadapi Malaysia pada laga kedua Grup A, Senin, 28 September 2026.

















