terkini24.com,- Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mengalami kemunduran signifikan dalam klasemen Moto3 2026 setelah gagal menyelesaikan balapan seri kesepuluh di Sirkuit Assen, Belanda, pada Minggu, 28 Juni 2026. Dengan catatan DNF (Did Not Finish), poinnya tetap di angka 82, menempatkannya berbagi peringkat ke-7 bersama Hakim Danish, sekaligus terpuruk di luar jangkauan pejuang gelar Rookie of the Year.

Sebelum balapan, Veda yang start dari posisi ketujuh tampak berpotensi meraih hasil terbaiknya musim ini. Ia mampu naik hingga posisi tiga setelah melewati sejumlah rival, termasuk menyalip Quiles di putaran keenam. Namun, di tikungan keempat putaran kedelapan, insiden tak terduga terjadi. Motor yang dikendarainya kehilangan kontrol, menyebabkan Veda terjatuh dan resmi absen hingga garis finisโ€”ini menjadi DNF kedua baginya di musim ini setelah kegagalan di Amerika Serikat.

Sementara itu, Maximo Quiles sukses meraih kemenangan di Assen, memperkuat dominasinya di puncak klasemen dengan 211 poin. Di kategori rookie, Brian Uriarte tetap memimpin dengan 102 poin, mengukuhkan posisinya sebagai kandidat utama gelar pembalap baru terbaik. Sementara itu, Veda terus tertinggal di belakang tiga pesaing utama: Uriarte, Danish, dan David Almansa yang berada di peringkat tiga dengan 109 poin.

Kegagalan di Assen menjadi pukulan berat bagi Honda Team Asia, yang berharap Veda bisa menjadi wajah baru Indonesia di ajang Moto3. Dengan hanya dua finis di 10 balapan yang sudah berlalu, tantangan untuk mempertahankan eksistensi di papan atas kian berat. Namun, dengan sembilan seri tersisa, peluang masih terbukaโ€”asalkan Veda mampu bangkit dari kekalahan mental dan teknis yang dialaminya.

Klasemen sementara Moto3 2026 kini dipimpin oleh Quiles (KTM), diikuti Alvaro Carpe (KTM) dengan 121 poin, dan David Almansa (KTM) dengan 109 poin. Di posisi empat dan lima, Brian Uriarte dan Marco Morelli sama-sama mengumpulkan 102 poin, sementara Veda Ega Pratama dan Hakim Danish bersaing ketat di peringkat enam dan tujuh dengan 82 poin.

Balapan berikutnya akan digelar di Jerez, Spanyol, pada 12 Juli 2026. Bagi Veda, ini bukan sekadar kesempatan untuk meraih poinโ€”tapi momen krusial untuk membuktikan ketahanan mental dan kualitasnya sebagai calon bintang masa depan motorcross global.

Tags :

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading