Terkini24.com,- Ketua Umum Viking Persib Club, Tobias Ginanjar, mendukung pencabutan larangan kehadiran suporter tim tamu di stadion, yang berlaku sejak Oktober 2022 pasca-tragedi Kanjuruhan. Ia menilai aturan itu tidak efektif karena suporter tetap berdatangan secara ilegal, sehingga klub justru berisiko dikenai denda miliaran rupiah.
Tobias menyatakan, kehadiran suporter tandang bukan hanya soal dukungan emosional, tetapi juga sarana silaturahmi antarbobotoh dan pendukung lawan. Menurutnya, risiko kerusuhan bisa diminimalkan melalui koordinasi ketat antara kepolisian, panitia pertandingan, dan kelompok suporter sebelum laga dimulai. Ia menekankan, keputusan harus dibuat berdasarkan kondisi spesifik setiap pertandingan, bukan diberlakukan seragam untuk semua laga.
Ia menambahkan, larangan yang berlaku selama tiga musim ini justru menciptakan ketidakadilan: suporter yang nekat datang tetap dihukum, sementara klub menjadi korban sanksi finansial tanpa ada solusi nyata. โKalau aturannya tidak efektif, kenapa dipertahankan? Lebih baik dikembalikan ke pertimbangan keamanan lapangan, bukan dilarang total,โ ujarnya.

















