Terkini24.com,- Wasit asal Prancis, Francois Letexier, kembali menjadi sorotan setelah memimpin laga Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026, yang diwarnai sejumlah keputusan kontroversial. Ia sebelumnya pernah memimpin empat pertandingan yang memicu protes besar dari tim, pelatih, dan suporter, termasuk laga Timnas Indonesia U-23 melawan Guinea U-23 pada Mei 2024.

Letexier menjadi pusat kontroversi dalam empat laga utama. Pertama, pada 23 Oktober 2022, ia gagal memberikan penalti kepada Nantes saat Mattia Viti melakukan handball, namun justru memberi penalti kepada Nice di menit akhir setelah Castelletto menyentuh bola dengan tangan. Ia juga mengusir dua pemain Nantes, termasuk kiper, dan menerima ancaman pembunuhan di media sosial setelah pertandingan. Kedua, pada Mei 2024, dalam laga playoff Olimpiade Paris antara Timnas Indonesia U-23 dan Guinea U-23 di Paris, Letexier memberikan dua penalti untuk Guinea. Gol kemenangan Ilaix Moriba berasal dari penalti yang diberikan meski tayangan ulang menunjukkan pelanggaran Witan Sulaeman terjadi di luar kotak penalti. Pelatih Shin Tae-yong yang protes langsung menerima kartu merah. Ketiga, pada 27 Oktober 2024, dalam duel Le Classique antara Marseille dan PSG, Letexier mengusir Amine Harit setelah melanggar Marquinhos tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan VAR, memicu kemarahan fans dan analis. Keempat, pada 8 Juli 2026, ia memimpin laga Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026 yang berakhir 3-2 untuk Argentina, dengan sejumlah keputusan dipertanyakan, termasuk penolakan penalti untuk Mohamed Salah dan anulir gol Mesir oleh VAR.

Baca Juga:

Laga-laga tersebut membuat Letexier menjadi salah satu wasit paling dibicarakan di kancah sepak bola internasional, baik karena keputusan kontroversial maupun dampaknya terhadap hasil pertandingan.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading