terkini24.com,- Manchester United diingatkan oleh mantan pemainnya, Ashley Young, bahwa penunjukan Antonio Conte sebagai pelatih kepala berisiko memicu konflik jika para pemain tidak siap menghadapi tuntutan fisik dan mental yang ekstrem. Young, yang pernah bermain di bawah arahan Conte saat membela Inter Milan dan menjuarai Serie A 2020/2021, memperingatkan bahwa metode pelatihan sang pelatih asal Italia bisa menjadi tantangan besar bagi skuad Setan Merah saat ini.
Young menggambarkan Conte sebagai sosok yang sangat ekspresif di pinggir lapangan, dengan sesi latihan penuh permainan 11 lawan 11 dan intensitas lari tinggi. Ia juga menuturkan bahwa rapat tim yang berlangsung berjam-jam, terutama setelah kekalahan, menjadi bagian tak terpisahkan dari gaya kepemimpinan Conte. โDia gila, benar-benar gila,โ ujar Young dalam penampilannya di Overlap Daily, menambahkan bahwa gaya Conte mirip Diego Simeone dalam hal energi dan keterlibatan langsung.
Selain tekanan fisik, Young menyoroti risiko ketegangan antara Conte dan manajemen klub akibat pendekatan taktisnya yang keras. Ia menilai, meski rekam jejak Conte sebagai pelatih juara tak diragukan, kecocokannya dengan budaya dan kondisi saat ini di Manchester United masih menjadi pertanyaan besar, terutama menyusul kekalahan telak dari Como di Liga Champions dan Bournemouth di Premier League yang memperburuk spekulasi pergantian pelatih.

















