terkini24.com,- Kevin Lamour, Kepala Operasional FIFA, resmi diberhentikan pada 17 Agustus 2026, menyusul kritik tajamnya terhadap rencana Presiden FIFA Gianni Infantino untuk menjual saham Piala Dunia melalui FIFA Forward Enterprise (FFE). Pernyataan resmi FIFA menyebut hubungan kerja dengan Lamour telah berakhir, dan mengucapkan terima kasih atas kontribusinya selama dua tahun.
Lamour sebelumnya menyatakan bahwa rencana penjualan saham itu adalah โproyek satu orangโ yang tidak boleh dilanjutkan, bahkan menyerukan para pemimpin sepakbola untuk mengevaluasi diri sendiri. โDan apabila kritik ini berarti saya harus kehilangan pekerjaan, maka biarlah. Saya akan memahami dan menghormati keputusan itu, setidaknya saya bisa tidur nyenyak malam ini,โ ujarnya, seperti dikutip dari AP News.
Meski rencana tersebut akhirnya gagal setelah ditolak oleh mayoritas 211 anggota FIFA, kejadian ini meninggalkan dampak politik signifikan menjelang pemilihan presiden FIFA pada Maret 2027, di mana Infantino berencana maju untuk periode keempat. Kritik dari dalam tubuh FIFA dan kekecewaan dari UEFA terhadap kebijakan Infantino semakin memperkuat tekanan terhadap kepemimpinannya.

















