terkini24.com,- Prancis mengunci posisi pertama Grup I Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 3-0 atas Swedia di MetLife Stadium pada Kamis, 2 Juli 2026, melanjutkan dominasi ofensifnya yang belum pernah terlihat dalam sejarah turnamen modern. Kylian Mbappé mencetak dua gol, sementara Bradley Barcola menambahkan satu gol lagi, menjadikan total 13 gol dicetak Prancis dalam tiga laga grup — terbanyak di antara semua tim. Dengan 34 tembakan tepat sasaran dan hanya dua kebobolan, Les Bleus menjadi tim paling mengancam sekaligus paling produktif di turnamen ini.

Gelandang Aurelien Tchouameni mengaku tak pernah melihat komposisi serangan sekuat ini dalam sejarah sepak bola global. Mbappé telah mengoleksi enam gol, Ousmane Dembélé menyumbang empat gol, sementara Michael Olise mencatat lima asis — kombinasi kecepatan, presisi, dan kreativitas yang langka. Didier Deschamps tak lagi hanya bersyukur atas kelimpahan talenta, tapi memandang lini depan ini sebagai senjata utama untuk mengejar gelar juara.

Berdasarkan statistik resmi FIFA, Prancis unggul dalam semua kategori serangan: tembakan per pertandingan, konversi gol dari peluang besar, dan jumlah pemain yang mencetak atau membantu gol dalam tiga laga pertama. Dengan kemenangan atas Swedia, Prancis lolos ke babak 16 besar sebagai tim pertama yang meraih tiga kemenangan penuh tanpa kebobolan, dan akan menghadapi Kanada pada 5 Juli di Chicago.

Pelatih Deschamps menyebut timnya “tidak hanya kuat, tapi punya kecerdasan taktis yang mematikan.” Sementara itu, analis dari UEFA memprediksi bahwa lini serang Prancis bisa menjadi model baru untuk tim-tim elite di masa depan — bukan sekadar kumpulan pemain bintang, tapi sistem yang berjalan seperti mesin dengan ritme tak terbendung.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading