Terkini24.com,- FIFA menunjuk wasit asal Amerika Serikat, Ismail Elfath, untuk memimpin laga semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, pada Kamis, 16 Juli 2026 dini hari WIB. Keputusan ini memicu perdebatan mengingat rekam jejak Elfath yang sempat menuai kontroversi selama turnamen, terutama dalam laga Spanyol vs Uruguay di fase grup.

Elfath, yang sudah memimpin tiga pertandingan di Piala Dunia 2026, menjadi sorotan setelah hanya memberikan kartu kuning kepada Nicolas De la Cruz atas pelanggaran keras terhadap Nico Williams, padahal insiden itu berujung cedera serius dan membuat winger Athletic Bilbao itu absen dua laga berikutnya. VAR tidak mengoreksi keputusan tersebut, memperdalam kritik dari media Spanyol dan kalangan pengamat. Penunjukan Elfath sebagai wasit laga paling bergengsi di babak semifinal ini dianggap mengejutkan, mengingat banyaknya wasit elite Eropa yang tersedia, sekaligus memperkuat spekulasi tentang potensi keberpihakan karena ia berasal dari negara tuan rumah.

Rivalitas historis Inggris dan Argentina, yang berakar pada Perang Falkland dan pertemuan legendaris di Piala Dunia 1986, semakin menambah tekanan pada pertandingan ini. Kepemimpinan Elfath yang dinilai cenderung toleran terhadap permainan kasar menjadi bahan diskusi hangat: apakah gaya ini akan lebih menguntungkan tim yang lebih agresif, atau justru membebani tim yang mengandalkan teknik dan kontrol permainan. FIFA belum memberikan komentar resmi atas kontroversi ini, namun seluruh dunia sepak bola menanti bagaimana Elfath mengelola tekanan di laga paling dinanti sepanjang turnamen.

Baca Juga:

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading