terkini24.com,- Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengusulkan Presiden FIFA Gianni Infantino sebagai calon Sekretaris Jenderal PBB pengganti António Guterres yang akan pensiun akhir Desember 2026. Usulan ini disampaikan Trump berdasarkan pengakuan terhadap kemampuan Infantino dalam menyatukan berbagai pihak, termasuk setelah pemberian Hadiah Perdamaian FIFA kepada Trump pada Desember 2025. Sumber dekat Trump menyebut Infantino dihormati secara global dan memiliki kapasitas unik untuk membangun konsensus internasional.

Pemilihan Sekjen PBB baru akan melibatkan proses penilaian oleh Dewan Keamanan, yang memerlukan dukungan minimal 9 dari 15 anggota, termasuk persetujuan dari lima anggota tetap berhak veto. Infantino, warga negara Swiss, menjadi kandidat tak biasa karena berasal dari dunia sepak bola, bukan diplomasi atau pemerintahan. Sebelumnya, jabatan Sekjen PBB lebih sering diisi tokoh dari latar belakang politik atau birokrasi negara, terutama dari kawasan Amerika Latin atau Karibia.

Beberapa kandidat lain yang disebut, seperti mantan presiden Chili Michelle Bachelet dan Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi, dianggap menghadapi hambatan politik—Bachelet berpotensi ditolak AS, sementara Grossi berisiko mendapat penolakan dari Inggris terkait sengketa Kepulauan Falkland. Trump melihat peluang besar dalam menggeser pola tradisional ini dengan mengusung sosok yang dianggap netral dan punya jaringan global luas.

Belum ada konfirmasi resmi dari Infantino mengenai minatnya terhadap jabatan tersebut, dan belum diketahui sejauh mana diskusi antara Trump dan Infantino telah berlangsung. Namun, usulan ini telah memicu perdebatan di kalangan diplomat dan pengamat internasional tentang batas antara olahraga dan diplomasi global.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading