Terkini24.com,- Menjelang laga final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina, FIFA mendapat tekanan tajam dari kalangan sepak bola dunia karena akan menerapkan aturan baru Video Assistant Referee (VAR) yang belum resmi diakui oleh IFAB. Protokol yang dianggap melampaui batas regulasi resmi ini akan diuji coba pada pertandingan paling bergengsi, memicu kekhawatiran atas kejelasan dan konsistensi keputusan wasit.

Penerapan VAR versi baru ini memperluas wewenangnya untuk meninjau pelanggaran yang terjadi sebelum bola dinyatakan hidup, seperti pada situasi tendangan bebas atau sepak pojok, jika dianggap berdampak langsung terhadap gol, penalti, atau kartu merah. Meski IFAB memberi izin uji coba selama Piala Dunia 2026, aturan ini belum menjadi bagian dari Laws of the Game, sehingga banyak pihak mempertanyakan kesesuaian penggunaannya di final dunia. Kritik datang dari mantan wasit, analis, hingga media internasional yang khawatir pertandingan akan terganggu oleh interpretasi yang tidak seragam dan memperpanjang jeda pertandingan.

IFAB menegaskan bahwa kebijakan ini bersifat sementara dan akan dievaluasi setelah turnamen selesai sebelum diputuskan apakah akan diadopsi secara permanen. Namun, penggunaannya di final Piala Dunia 2026 dianggap sebagai langkah berisiko tinggi, mengingat beban historis dan tekanan global yang menyertai laga penentu juara.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading