terkini24.com,- Declan Rice memastikan timnas Inggris kini memiliki kumpulan penendang penalti terkuat yang pernah dimiliki sepanjang sejarahnya. Dalam wawancara eksklusif, gelandang sekaligus wakil kapten The Three Lions itu menegaskan bahwa kepercayaan diri tim dalam situasi adu penalti telah mencapai titik puncak menjelang fase knockout Piala Dunia 2026.
Rice menyebut sejumlah nama yang menjadi andalan di titik penalti: Harry Kane, Ivan Toney, Marcus Rashford, Anthony Gordon, Bukayo Saka, hingga dirinya sendiri dan Jude Bellingham. โSaya tidak pernah melihat sekelompok penendang sebegitu beragam, sebegitu percaya diri, dan sebegitu andal sejak saya menonton sepak bola,โ ujar Rice, mengutip pernyataannya dari ESPN.
Pernyataan itu bukan sekadar optimisme. Inggris telah mengalami masa suram dalam adu penaltiโhanya menang 4 dari 11 kesempatan di turnamen besar sejak 1968. Namun, sejak Thomas Tuchel mengambil alih kepemimpinan tim pada 2024, mentalitas tim berubah drastis. Tuchel, yang dikenal sebagai arsitek ketat dalam psikologi olahraga, telah mengintegrasikan latihan khusus penalti setiap hari, dengan fokus pada kecepatan, ketenangan, dan pola tembakan yang tidak bisa diprediksi lawan.
Rice mengingat momen krusial di final Liga Champions musim lalu, ketika ia mengeksekusi penalti dengan ketenangan luar biasa. โSaya tidak pernah merasa sepercaya itu saat menendang penalti. Itu titik balik bagi saya,โ katanya. Kini, ia melihat hal yang sama di rekan-rekannyaโsetiap nama yang disebutnya bukan hanya andal secara teknis, tapi juga punya mental juara yang tak tergoyahkan.
Manajer Tuchel sendiri telah menyatakan bahwa kemenangan di Piala Dunia 2026 hampir pasti akan bergantung pada satu atau dua adu penalti. โKami tidak bisa menghindarinya. Tapi kami tidak takut,โ ujarnya. Dan dengan daftar eksekutor yang mencakup striker berkelas dunia, winger berkecepatan tinggi, hingga gelandang bertahan sekaliber Rice, Inggris kini bukan lagi tim yang dianggap lemah di titik penaltiโmelainkan tim yang paling ditakuti.
Dengan catatan 3 kemenangan dalam 4 adu penalti sejak 2016, termasuk kemenangan dramatis atas Kolombia di babak 32 besar Piala Dunia 2026, The Three Lions telah mengubah stigma lama menjadi kekuatan baru. Dan jika turnamen ini berlanjut hingga final, satu hal pasti: lawan-lawan Inggris akan berpikir dua kali sebelum memaksa pertandingan ke adu penalti.
















