terkini24.com,- Menteri Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat, Markwayne Mullin, menyatakan kegembiraannya setelah Iran tersingkir dari Piala Dunia 2026. Pernyataan itu viral setelah Mullin mengatakan ia akan “bernyanyi dan menari” karena tim Iran tidak lagi berada di tanah Amerika Serikat. Iran finis di posisi kesembilan tim terbaik ketiga dengan tiga poin dari tiga pertandingan imbang, gagal melaju ke babak gugur karena selisih gol lebih buruk dibanding Senegal.

Mullin menyoroti kegagalan Iran mendapatkan visa untuk bertanding di Arizona, yang memaksa timnas Iran menetap di Tijuana, Meksiko, dan harus melakukan perjalanan bolak-balik demi bertanding di Los Angeles. Ia menambahkan bahwa AS tidak lagi memiliki urusan dengan Iran setelah eliminasi tersebut. Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) merespons dengan kekecewaan, menyebut pernyataan Mullin sebagai bukti ketidakseriusan AS terhadap prinsip-prinsip olahraga global dan hukum internasional. FFIRI menegaskan bahwa rakyat Iran sudah terbiasa dengan sikap diskriminatif pejabat AS dan tidak terkejut dengan pernyataan itu.

Iran menjadi satu-satunya tim yang tersingkir meski tidak kalah dalam fase grup, dan keputusan AS menolak visa serta membatasi logistik tim menjadi sorotan tajam di tengah penyelenggaraan Piala Dunia 2026.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading