terkini24.com,- Dallas – Dalam kemenangan 3-1 atas Yordania di Dallas Stadium pada 28 Juni 2026, Lionel Messi menunjukkan sikap kepemimpinan yang jarang ditemui di puncak karier. Meski sudah menjadi ikon sepak bola dunia dan pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia, pemain 39 tahun itu sengaja memulai laga dari bangku cadangan—bukan karena cedera atau kelelahan, tapi atas permintaannya sendiri.

Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, mengungkap bahwa Messi secara sadar memilih untuk memberi ruang kepada pemain muda dan rekan-rekannya yang belum banyak mendapat menit bermain. “Dia memilih untuk memikirkan tim, bukan angka-angka yang orang-orang bicarakan,” kata Scaloni, merujuk pada rekor gol Messi yang terus bertambah.

Messi masuk di menit ke-60 menggantikan Lautaro Martínez, dan dalam waktu singkat ia kembali menunjukkan kejeniusannya. Di menit ke-80, tendangan bebasnya yang akurat melewati pagar betis pertahanan Yordania dan membuat kiper Yazeed Abulaila tak berdaya. Gol itu menjadi gol keenamnya di Piala Dunia 2026, sekaligus memperkuat posisinya sebagai top skor sementara turnamen.

Dengan gol tersebut, total gol Messi di ajang Piala Dunia kini mencapai 19—mengukuhkan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa di kompetisi tersebut, melewati rekor legenda sebelumnya.

Baca Juga:

Kemenangan ini menutup fase grup dengan sempurna bagi Argentina. Tim Tango meraih sembilan poin dari tiga pertandingan, menjadi juara Grup J tanpa kekalahan. Sementara Yordania, yang mencetak satu gol lewat Mousa Al-Tamari, gagal melangkah ke babak 32 besar.

Messi tak sekadar menjadi simbol kehebatan teknis—ia kini menjadi teladan keikhlasan. Di usia yang sudah memasuki dekade keempat, ia lebih memilih membangun masa depan tim daripada memperpanjang daftar rekor pribadi. Di tengah dunia yang sering mengagungkan individualisme, Messi memilih untuk bermain sebagai bagian dari sebuah tim—bukan hanya sebagai bintang, tapi sebagai pemimpin sejati.

Argentina selanjutnya akan menghadapi Kepulauan Cabo Verde di babak 32 besar pada 4 Juli 2026 di Dallas. Dan meski Messi belum tentu lagi duduk di bangku cadangan, satu hal sudah pasti: keputusannya kali ini akan terus dikenang sebagai momen kebesaran hati di tengah puncak karier.

Tags :

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading