terkini24.com,- Jelang laga 32 besar Piala Dunia 2026 melawan Australia, staf Timnas Mesir bertikai dengan petugas kepolisian Dallas di lobi hotel tempat tim menginap, Sabtu (4/7) dini hari WIB. Insiden terjadi saat seorang staf bernama Ibrahim Hassan, direktur tim, berbenturan verbal dan fisik dengan polisi yang meminta mereka mundur dari area terbatas. Rekaman video menunjukkan polisi mendorong Hassan sambil berteriak โ€œMundur! Mundur!โ€, sementara Hassan meminta agar tidak digerakkan secara kasar. Kepolisian Dallas menyatakan insiden tersebut telah diselesaikan di tempat setelah berkoordinasi dengan perwakilan tim.

Pertandingan Mesir kontra Australia berlangsung di Dallas Stadium pada pukul 01.00 WIB, sebagai bagian dari babak gugur Piala Dunia 2026. Mesir lolos ke fase ini setelah finis runner-up di Grup G dengan lima poin, sementara Australia menempati posisi kedua Grup D. Kedua tim sama-sama mengandalkan strategi bertahan ketat dan serangan cepat, dengan Mohamed Salah menjadi kunci utama lini serang Mesir.

Departemen Kepolisian Dallas menegaskan bahwa masalah muncul karena seorang staf tanpa kredensial acara mencoba masuk ke area terbatas, yang kemudian memicu respons petugas keamanan. Setelah dialog intensif, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan tanpa penangkapan atau tindakan hukum lebih lanjut.

Insiden ini menjadi sorotan di media sosial, meski tidak mengganggu jadwal pertandingan. Timnas Mesir tetap menjalani sesi pemanasan seperti biasa sebelum laga, sementara pihak klub dan federasi sepak bola Mesir memilih tidak memberikan pernyataan resmi.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading