terkini24.com,- Federasi Sepakbola Korea (KFA) menjatuhkan sanksi larangan melatih selama 10 tahun terhadap Shin Tae-yong pada 24 Juli 2026, menyusul investigasi atas perilaku tidak pantas selama masa pelatihannya di Ulsan HD pada Agustus hingga Oktober 2025. Pelatih asal Korea Selatan itu dinyatakan bersalah setelah penyelidikan selama delapan bulan mengungkap tindakan kontak fisik terhadap pemain, komunikasi buruk, dan gaya latihan yang dianggap ketinggalan zaman. Sanksi ini mencakup larangan berpartisipasi dalam semua kegiatan sepakbola domestik di Korea, termasuk pelatihan dan pengelolaan tim.

Kasus ini bermula ketika Shin Tae-yong menjabat sebagai pelatih Ulsan HD selama hanya dua bulan sebelum berhenti mendadak. Beberapa pemain mengungkapkan ketidakpuasan terhadap pendekatan pelatihannya, termasuk dugaan penamparan terhadap pemain Jung Seung-hyun yang terekam dalam video viral. Jung kemudian secara terbuka menyatakan bahwa perilaku tersebut tidak sesuai dengan norma masyarakat modern. KFA membuka proses penyelidikan pada Desember 2025 dan akhirnya memutuskan hukuman berat tanpa memberikan rincian teknis lebih lanjut.

Sanksi ini datang tak lama setelah Shin Tae-yong diumumkan sebagai pelatih baru Persija Jakarta. Klub Indonesia itu merespons dengan pernyataan resmi yang menyatakan menghormati keputusan KFA dan akan terus memantau perkembangan sebelum mengambil keputusan lebih lanjut terkait status pelatihnya. Shin Tae-yong, yang sebelumnya pernah melatih Timnas Korea dan Timnas Indonesia, kini berada di tengah badai hukuman disiplin terberat dalam karier kepelatihannya.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading