terkini24.com,- Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memperingatkan Belgia bahwa performa terbaik Lamine Yamal belum sepenuhnya terlihat di Piala Dunia 2026, menjelang laga perempat final di Los Angeles pada Jumat, 10 Juli 2026. De La Fuente menegaskan bahwa pemain muda berusia 18 tahun itu masih dalam proses berkembang dan versi paling mematikan dari Yamal belum terwujud di turnamen ini, meski ia telah mencatat satu gol dan menjadi ancaman konstan di sayap kanan.
Meski statistik gol dan assist Yamal belum menonjol, pelatih asal Spanyol itu menilai bahwa pemain Barcelona itu terus menunjukkan peningkatan dalam kecerdasan taktis dan kedewasaan bermain. De La Fuente menekankan bahwa Yamal tidak membutuhkan motivasi tambahan, justru perlu pengendalian agar energinya tidak terbuang sia-sia. Ia juga menolak perbandingan Yamal dengan legenda seperti Messi atau Maradona, menegaskan bahwa sang pemain masih dalam fase pembentukan dan memiliki banyak kematangan di depannya.
De La Fuente yakin Yamal siap tampil maksimal melawan Belgia, karena secara mental dan motivasi ia sudah siap menghadapi tekanan besar di panggung terbesar sepak bola dunia. Ia menegaskan, โDia akan tampil bagus di lini serang โ itu sangat jelas. Potensinya luar biasa, dan ini masih akan terwujud dalam beberapa hal.โ
















