Terkini24.com,- Pengamat sepak bola Anton Sanjoyo meminta Timnas Indonesia dan para pendukungnya untuk lebih realistis menilai kekuatan skuad setelah gagal melangkah ke semifinal Piala AFF 2026. Kegagalan itu terjadi setelah tim Garuda bermain imbang 1-1 melawan Singapura dalam laga terakhir Grup A di Jalan Besar Stadium, Jumat, 7 Agustus 2026.
Anton menilai julukan seperti “King Indo” atau anggapan bahwa skuad Indonesia mewah tidak mencerminkan kenyataan di lapangan. Ia menekankan bahwa level timnas masih jauh dari standar elit Asia, terutama setelah enam kali mencapai final Piala AFF tanpa pernah juara, dan kali ini bahkan tidak mampu lolos ke babak gugur. Menurutnya, kedalaman skuad di bawah pelatih John Herdman masih sangat tipis, dengan lapis kedua yang belum mampu menggantikan pemain inti secara efektif.
Ia pun mempertanyakan kesiapan Indonesia menghadapi Piala Asia 2027, mengingat lawan-lawan di kawasan Asia akan meliputi negara-negara kuat seperti Jepang, Korea Selatan, Iran, dan Irak. “Dengan materi pemain yang ada sekarang, realistis enggak?” tegasnya, menekankan perlunya evaluasi menyeluruh bukan hanya dari sisi pemain utama, tetapi juga sistem pengembangan bakat jangka panjang.

















